Wisata sejarah yang berlokasi di Blang Panyang, Lhoksemawe ini berada di atas bukit yang bersebelahan dengan jalan alternatif Medan-Banda Aceh. Untuk mencapai bukit, anda harus melalui jalan yang sedikit mendaki, sekitar 500 meter. Sesampainya di atas anda harus memarkirkan kendaraan anda dan berjalan untuk menuju ke goa dan bukit.

Ketika memasuki kawasan Goa anda harus berjalan kaki dengan kondisi jalan yang menurun. Suasana di dalam goa lumayan gelap, ketika memasuki goa anda harus menggunakan alat pengaman seperti helm keselamatan dan di pandu oleh penjaga goa.

Sedangakan untuk mencapai bukit, anda harus berjalan lagi beberapa puluh meter untuk menaiki bukit yang berhadapan dengan goa tersebut.

Di puncak bukit jika anda menghadap ke utara akan terlihat perairan Selat Malaka, sebelah selatan perbukitan. Sesekali terlihat kapal para nelayan melintasi perairan itu. Dari sisi timur terlihat daratan Kota Lhokseumawe dengan jelas. Sedangkan menghadap ke barat, terlihat bangunan industri raksasa pengolahan gas alam PT Arun dan perusahaan pupuk PT PIM.

Kilang PT Arun NGL dilihat dari Goa Jepang di Lhokseumawe, Aceh.

Kilang PT Arun NGL dilihat dari Goa Jepang di Lhokseumawe, Aceh.

Pemerintah Kota Lhokseumawe menjadikan goa peninggalan Jepang sebagai pariwisata andalan karena memiliki nilai sejarah sebagai tempat persembunyian tentara Dai Nippon di masa lalu. Bukit goa Jepang ini sudah dibuka untuk umum sejak 2015 lalu, tempat wisata ini biasanya ramai di kunjungi pada akhir pekan dan hari libur.

Opening Hours

Monday

-

Tuesday

-

Wednesday

-

Thursday

-

Friday

-

Saturday

-

Sunday

-

Address

Our Address:

Bukit wisata goa jepang blang panyang, Blang Panyang, Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh 24355

GPS:

5.209412, 97.097076

Telephone:

-

Email:

-

Web:

-