Tari saman adalah tarian yang memadukan gerakan dan syair yang di ucapkan secara bersamaan. Tarian ini sering di tampilkan di berbagai acara adat istiadat dan merupakan salah satu media penyampaian pesan atau dakwah. Dalam tarian ini mengandung filosofi tentang pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan, dan kebersamaan.

Tari saman berasal dari suku Gayo yang ada di daerah Banda Aceh tepatnya di Aceh tenggara. Dalam beberapa literature menyebutkan bahwa tari saman di dirikan dan di kembangkan oleh seorang ulama yang berasal dari Gayo bernama Syekh Saman dan nama tarian tersebut di ambil dari nama pendirinya. Selain itu bahasa yang digunakan dalam syair tari saman adalah bahasa suku Gayo. Tarian ini bersifat religius, sehingga saat penyebaran agama islam, tarian ini di jadikan media penyampaian dakwah melalui gerakan dan syair yang berisi pesan yang dinyanyikannya.