Museum Tsunami tempat mengenang Ratusan Ribu korban peristiwa memilukan

0
7

Museum Tsunami Aceh merupakan monumen untuk mengenang bencana gempa dan Tsunami yang terijadi di aceh di akhir tahun 2004 lalu. Disini disimpan berbagai bukti kedahsyatan tsunami yang pernah melanda bumi serambi mekkah. Museum Tsunami juga didesain sebagai tempat berlindung darurat ketika bencana Tsunami terjadi lagi.

Museum Tsunami dibangun dan di resmikan pada tahun 2008. Bangunan ini berdiri atas prakarsa beberapa lembaga Pemerintah pusat dan daerah.

Selain untuk mengenang gempa bumi yang mengakibatkan Tsunami pada tahun 2004 juga menjadi pusat pendidikan kebencanaan serta tempat evakuasi jika bencana terjadi.

Ruang Peragaan

Museum ini memiliki 2 lantai, dimana lantai pertama merupakan area terbuka yang fungsinya sebagai tempat untuk mengenang Peristiwa Tsunami. Disini terdapat beberapa ruangan yang berisikan rekam jejak Tsunami, saat Tsunami, sebelum Tsunami dan pasca terjadi Tsunami.

Pada Lantai 2 berisikan media2 pembelajaran berupa perpustakaan, ruang alat peraga, ruang 4dimensi dan souvenir shop. dilantai 2 ini kita bisa melihat rancangan bangunan yang memiliki ketahanan terhadap gempa bumi serta model diagram patahan bumi.

Lorong Tsunami

Disini anda bisa mendengar suara gemuruh air dan kucuran air. dengan penerangan cahaya remang dan juga gelap serta lembab dipastikan anda yang memasuki lorong ini akan mengingatkan anda diwaktu datangnya Tsunami kala itu. Lorong ini menggambarkan ketakutan dari masyarakat aceh ketika Tsunami Datang.

Ruang Kenangan

Di ruangan ini ada 26 monitor yang melambangkan terjadinya tsunami pada tanggal 26 Desember 2004. disetiap monitor ini menampilkan foto dan gambar orang yang menjadi korban dari tsunami.

Sumur Doa

Sumur doa ini berbentu silinder dengan cahanya remang. Disini ada 2 ribu lebih nama yang menjdai korban dari bencana Tsunami. Nama itu tertulis dan tertera dalam setiap dinding sumur doa tersebut. Bagi anda yang memasuki ruangan ini dianjurkan untuk berdoa.

lorong cerobong

Lorong ini di desain dengan lantai yang berkelok-kelok dan lantai yang tidak rata. Desain ini menggambarkan ketakutan, kebingungan dan keputus asaan yang di alami masyarakat aceh setelah tsunami melanda.

Jembatan Harapan

Disini anda bisa melihat tegaknya 54 bendera dari negara yang ikut berkonstribusi dalam membantu masyarakat aceh yang terkena tsunami.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini