Kamis , 21 September 2023

Fakta dan Sejarah Singkat Kampung Inggris di Jawa Timur

Kampung Inggris
Kampung Inggris

Aceh.co.id | Pelajar dan orang-orang di sekitarnya sudah akrab dengan kampung Inggris di Jawa Timur ini.

Kampung Inggris di Jawa Timur memiliki fakta dan sejarah yang menarik untuk dibahas.

Seperti namanya, kampung Inggris adalah tempat untuk belajar bahasa Inggris.

Salah satu hal yang menarik adalah bahwa orang-orang di daerah English juga menggunakan bahasa tersebut.

Tempat tinggal Inggris ini berada di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Ini adalah nama sebuah desa: Desa Tulungrejo dan Desa Pelem.

Terkenal sebagai “Kampung Inggris Pare”, banyak orang di sekitarnya yang bisa berbicara Inggris.

1. Fakta-fakta Tentang Kampung Inggris

Para peserta kursus menggunakan sepeda ontel sebagai alat transportasi utama, dan ada banyak persewaan yang tersedia.

Selain itu, penduduk Kampung Inggris sehari-hari berbicara dalam bahasa Jawa.

Di sebuah kampung di Inggris, semua orang harus berbicara dalam bahasa Inggris selama 24 jam.

Selama kursus, ada berbagai jenis tempat tinggal, termasuk homestay, asrama, kamp, dan kost. Khususnya, camp area memiliki 1 kamar untuk 2-4 orang dan tidak dapat memiliki 1 kamar untuk satu orang.

Beberapa fasilitas yang membantu peserta kursus juga tersedia, seperti warung, loundry, sampai kafe.

2. Sejarah Kampung Inggris

Basic English Course (BEC) dimulai pada 15 Juni 1997.Cikal bakal kampung Inggris adalah BEC, sekolah bahasa Inggris pertama.

Mr. Kalend, yang dulunya seorang santri di Pondok Pesantren Modern Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, adalah orang yang mendirikan BEC.

disebabkan oleh kekurangan biaya, yang membuatnya tidak dapat menyelesaikan pendidikannya.

Mr. Kalend disarankan untuk pergi ke Kecamatan Pare oleh teman. Ustad KH Ahmad Yazid mahir berbicara delapan bahasa.

Mr. Kalend juga tinggal di Pesantren Darul Fatah dan belajar bahasa dengan KH Ahmad Yazid.

Pada suatu hari, dua tamu dari IAIN Sunan Ampel Surabaya datang.

Untuk mempersiapkan ujian negara, datang untuk belajar bahasa kepada KH Ahmad Yazid.

Karena KH Ahmad Yazid sedang keluar kota, pelajaran diberikan kepada Pak Kalend pada saat itu.

Dua siswa dinyatakan lulus setelah ujian.

Kesuksesan ini meningkatkan permintaan belajar Mr. Kalend.

Saat ini, ada sekitar 160 lembaga kursus di Lambat Laun Kampung di Inggris.

Kampung Inggris Pare adalah area di antara Desa Tulungrejo dan Desa Palem yang terletak di Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, dan Jalan Kemuning.

Facebook Comments Box

Check Also

Khilafatul Muslimin Langgar Ketentuan Pendidikan yang ada di Indonesia

Pemeriksa Ahli Utama Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Chandra Irawan mengatakan Proses belajar mengajar di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *